Faktor-Faktor Yang Menghambat Pemberian Asi Eksklusif Di Kelurahan Pacarkeling Wilayah Kerja Puskesmas Pacarkeling Surabaya
PDF

Keywords

Pengetahuan, Pekerjaan, Dukungan Keluarga, Tenaga Kesehatan

How to Cite

[1]
S. Wuryaningsih, E. Suprihatin, and D. Nuraisyah, “Faktor-Faktor Yang Menghambat Pemberian Asi Eksklusif Di Kelurahan Pacarkeling Wilayah Kerja Puskesmas Pacarkeling Surabaya”, 2019, vol. 1, no. 1, pp. 21 - 24, Jan. 2020.

Abstract

Adanya tantangan dan hambatan dari Program Pemerintah yaitu 10 LMKM menyebabkan pemberian ASI Eksklusif  di Indonesia belum optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor pengetahuan,pekerjaan,dukungan keluarga,dan tenaga kesehatan yang dapat menghambat pemberian ASI eksklusif.

Metode penelitian yang digunakan merupakan penelitian deskriptif. dimana data yang diperoleh dari subyek penelitian akan dideskripsikan atau digambarkan dengan setiap indikator disajikan dalam nilai frekuensi dan persentase.

Dari hasil penelitian dengan menggunakan analisis deskriptif di dapatkan bahwa faktor yang menghambat pemberian ASI eksklusif di Kelurahan Pacarkeling wilayah kerja Puskesmas Pacarkeling Surabaya hampir seluruh ibu  (90%) memiliki pengetahuan yang baik dan sebagian kecil (10%) cukup, sebagian besar ibu bekerja (60%) dan hampir sebagian (40%) tidak bekerja, setengahnya (50%) bagian ibu memiliki dukungan keluarga yang baik dan sebagian kecil ( 10%) kurang, hampir seluruhnya  (80%) faktor tenaga kesahatan atau perawat baik dan sebagian kecil (20%) cukup.           

Faktor penghambat pemberian ASI diantaranya tidak di karenakan pengetahuan yang baik, di karenakan ibu bekerja, dukungan keluarga yang baik dan faktor tenaga kesehatan yang baik. Maka dari itu petugas kesehatan diharapkan untuk selalu melakukan  penyuluhan  rutin dengan memberikan leaflet tentang ASI eksklusif. Lebih difokuskan pada praktek dengan mengikut sertakan keluarga terutama suami dan  melakukan rawat gabung dan tidak memberikan dot.

PDF

Downloads

Download data is not yet available.