Fitoremediasi Tanaman Kangkung Air (Ipomoea Aquatica) Dalam Menurunkan Kadar Timbal (Pb) Pada Air Sumur
PDF

Keywords

Fitoremediasi, Tanaman Kangkung Air (Ipomoea aquatica), Pb

How to Cite

[1]
R. Vidyanti, S. E. Warno, and F. Rokhmalia, “Fitoremediasi Tanaman Kangkung Air (Ipomoea Aquatica) Dalam Menurunkan Kadar Timbal (Pb) Pada Air Sumur”, 2019, vol. 1, no. 1, pp. 94 - 97, Jan. 2020.

Abstract

Air bersih digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti mandi, mencuci. Sumur gali
juga dipilih sebagai sumber air baku untuk pemenuhan sehari-hari oleh masyarakat. Logam
berat Pb yang ada di perairan dapat membahayakan bagi biota yang ada di dalam perairan
tersebut, tumbuh-tumbuhan dan manusia yang bergantung pada sumber air tersebut. Pada
manusia dapat menghambat pertumbuhan, mual, pusing, kerusakan ginjal.
Upaya mengurangi kadar timbal dapat menggunakan metode fitoremediasi dengan
memanfaatkan tanaman kangkung air (Ipomoea aquatica). Tanaman kangkung air mampu
menyerap kandungan logam berat yang ada di air. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui
kemampuan tanaman kangkung air menurunkan kadar timbal dalam air sumur.
Berdasarkan pemeriksaan laboratorium pada air sumur gali yang digunakan penelitian,
positif mengandung timbal (Pb) 2,24 ppm standart maksimal sebesar 0,05 ppm. Kandungan
timbal pada tanaman kangkung air sebelum digunakan untuk fitoremediasi yaitu sebesar 0,13
ppm. Hasil yang diperoleh dalam penelitian penurunan kadar timbal terbesar terjadi pada
perlakuan 1000 gr yaitu sebesar 2,08 ppm, sedangkan penurunan terkecil pada perlakuan
dengan berat 250 gr yaitu sebesar 1,02 ppm. Terdapat pengaruh setelah dilakukan perlakuan
fitoremediasi terhadap terjadinya penurunan kadar timbal (Pb) pada air sumur gali yang
mengandung Pb.
Disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut untuk penyerapan kadar timbal
(Pb) dengan menggunakan tanaman air lainnya dan variasi yang berbeda.

PDF

Downloads

Download data is not yet available.