Efektifitas Arang Aktif Ampas Kopi Dalam Menurunkan Kadar Kadmium (Cd) Pada Air Limbah Batik (Studi Limbah Cair Batik Di Perumahan Pakunden Kota Blitar 2019)
PDF

Keywords

Ampas kopi, Arang Aktif, Kadmium (Cd)

How to Cite

[1]
M. Wicaksono, D. Darjati, and F. Rokhmalia, “Efektifitas Arang Aktif Ampas Kopi Dalam Menurunkan Kadar Kadmium (Cd) Pada Air Limbah Batik (Studi Limbah Cair Batik Di Perumahan Pakunden Kota Blitar 2019)”, 2019, vol. 1, no. 1, pp. 63 - 67, Jan. 2020.

Abstract

Selama ini pemanfaatan ampas kopi digunakan sebagai pupuk organik, sehingga perlu inovasi untuk pemanfaatan ampas kopi. Kandungan karbon pada ampas kopi ini bisa dimanfatkan sebagai bahan arang aktif. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efektivitas arang aktif ampas kopi dalam menurunkan kadar kadmium (Cd) pada limbah cair home industry batik.

Jenis penelitian ini adalah Eksperimen Semudengan menggunakan Pretest-Posttest with Control Group Design. Kelompok perlakuan pada penelitian ini yaitu limbah cair batik yang mengandung kadmium (Cd) yang dikontakkan dengan arang aktif ampas kopi menggunakan teknik jar tes dalam waktu yang berbeda beda yaitu 60 menit, 90 menit dan 120 menit. Metode analisis menggunakan Uji Anova.Hasil penelitian dibandingkan dengan standart Permen LH No. 5 Tahun 2014.

Rata-rata hasil kadar Cadmium (Cd)post-test(kontrol : 27,02 mg/l; waktu kontak 60 menit : 10,36 mg/l; waktu  kontak 90 menit : 1,02 mg/l; waktu kontak 120 : 0,91 mg/l). Kadar Cadmium (Cd) seluruh kelompok post-testbelum memenuhi syarat kadar Cadmium (Cd) dalam air limbah dalam PERMEN LH No. 5 tahun 2014 Tentang Baku Mutu Air Limbah.Tingkat efisiensi penurunan dari tertinggi ke rendah yaitu kelompok waktu kontak 120 menit (97,6%), waktu kontak 90 menit (97,3%) dan waktu kontak (73,1%).Terdapat perbedaan kadar Cadmium (Cd) pada limbah cair batik yang di olah menggunakan arang aktif ampas kopi dengan variasi waktu 60 menit, 90 menit, dan 120 menit.

      Penelitian ini dapat digunakan masyarakat sebagai alternatif untuk pengolahan air limbah batik.  Penelitian ini juga dapat dilanjutkan dengan menambahkan variasi waktu kontak dan jumlah dosis adsorbat.

PDF

Downloads

Download data is not yet available.