Karakteristik Ibu yang Berisiko Mengalami Perdarahan Pasca Partum
PDF

Keywords

Karakteristik, Perdarahan pasca partum (PPP)

How to Cite

[1]
D. Setyorini, I. Cahyono, and N. Hasanah, “Karakteristik Ibu yang Berisiko Mengalami Perdarahan Pasca Partum”, 2019, vol. 1, no. 1, pp. 17 - 20, Jan. 2020.

Abstract

Perdarahan post partum (PPP) merupakan perdarahan yang terjadi karena hilangnya darah sebanyak 500 ml atau lebih dari organ-organ reproduksi setelah selesainya kala dua persalinan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui karakteristik ibu yang berisiko mengalami perdarahan post partum sebagai upaya menurunkan  angka kematian ibu  dengan peningkatan pengkajian keperawatan maternitas. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan jumlah kasus 180 ibu. Hasil penelitian didapatkan ibu yang mengalami perdarahan pasca partum  66,7% berusia <20 dan > 35 tahun, 62,2% multipara, 70,4% mempunyai jarak kehamiilan ≤ 24 bulan, 93,3% mempunyai riwayat HPP, 80,8% anemia, 71,1% hamil ganda, 79,5% mengalami preeklampsi, 50% menggunakan antibiotik, 70,5% obesitas,  66,7% mengalami peningkatan suhu tubuh dan 64,4% mengalami retensio plasenta.

Pengkajian karakteristik ibu hamil harus mencakup semua hal tersebut sehingga bisa segera dilakukan deteksi dini adanya risiko perdarahan pasca partum. Ibu hamil yang mempunyai karakteristik tersebut diharapkan melakukan pemeriksaan kehamilan lebih dini dan lebih sering sehingga kesehatan ibu segera diperbaiki dan risiko terjadinya perdarahan pasca partum bisa diperkecil. Pada saat persalinan ibu dengan karakteristik tersebut harus mendapatkan asuhan  keperawatan yang lebih intensif.

PDF

Downloads

Download data is not yet available.