Kompres Esensial Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.) Pereda Nyeri Haid Pada Mahasiswa Poltekkes Surabaya Prodi D3 Kebidanan Bangkalan
PDF

Keywords

Minyak Essensial Bawang Merah, Kompres, Dismenore

How to Cite

[1]
N. Safitri, D. Nurmalasari, I. Ningtyas, and F. Zulaezeh, “Kompres Esensial Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.) Pereda Nyeri Haid Pada Mahasiswa Poltekkes Surabaya Prodi D3 Kebidanan Bangkalan”, 2019, vol. 1, no. 1, pp. 246 - 250, Jan. 2020.

Abstract

Pada masa pubertas kematangan seksual ditandai dengan perubahan primary sex characteristics dan secondary sex charateristics. Pada remaja wanita, perubahan ciri-ciri seks primer ditandai dengan menarche atau munculnya periode menstruasi untuk pertama kalinya. Pada saat menstruasi, masalah yang dialami oleh hampir sebagian besar wanita adalah rasa tidak nyaman atau rasa nyeri yang hebat. Hal ini biasa disebut dengan nyeri haid (dismenore). Bawang merah dapat digunakan untuk mengompres, karena mengandung senyawa-senyawa turunan seperti senyawa asam piruvat, dan ammonia. selain itu juga pada bawang merah terdapat kandungan flavonoid dan senyawa aktif berupa kaemferol yang mempunyai efek farmakologi sebagai antiinflamasi dan analgesik. Tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompres esensial bawang merah sebagai pereda nyeri haid pada remaja wanita.

Penelitian ini di laksanakan di kampus Program Studi D 3 kebidanan Bangkalan periode bulan Juli – Agustus 2019.  Jenis penelitian kualitatif di tambah dengan focus group discucion (FGD) dengan variable kompres ekstrak minyak bawang merah dan nyeri haid sebagai variable dependen. Sampel didapatkan sebanyak 15 responden remaja putri yang mengalami nyeri haid. Pernyataan melalui interview sebanyak 12 pertanyaan.

Hasil penelitian rata-rata mengatakan pemberian minyak bawang merah memberikan rasa hangat sehingga dapat mengurangi nyeri haid pada hari ke 1-2 dan darah mentruasi keluar lancar, serta efek akan terjadi 30 menit sampai dengan 1 jam setelah pemberian.

Diharapkan setiap remaja putri yang mengalami haid dan merasakan nyeri sampai menganggu aktifitas dapat menguranginya, sehingga dapat beraktifitas normal. Remaja putri mengetahui nyeri saat menstruasi merupakan hal yang normal karena adanya kontraksi Rahim untuk mengeluarkan lapisan endometrium yang telah luruh.

PDF

Downloads

Download data is not yet available.