Pemeliharaan dan Pemantauan Fungsi Sterilisator Pada Puskesmas Banguntapan I dan Imogiri II Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul
PDF

Keywords

pkm; Sterilisator, Puskesmas, pemeliharaan, pemantauan fungsi

How to Cite

indrato, tribowo. (2021). Pemeliharaan dan Pemantauan Fungsi Sterilisator Pada Puskesmas Banguntapan I dan Imogiri II Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Poltekkes Kemenkes Surabaya 2020, 2(1). Retrieved from http://semnas.poltekkesdepkes-sby.ac.id/index.php/2020/article/view/263

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat program kemitraan masyarakat dilaksanakan dengan Dinas
Kesehatan Kabupaten Bantul sebagai mitra dengan dua Puskesmas sebagai obyek pelasanaan yaitu
Puskesmas Imogiri-2 dan Banguntapan-1. Dua Puskesmas ini merupakan unit pelaksana teknis yang
bertanggungjawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatau wilayah kerja Dinas
Kesehatan Kabupaten Bantul.. Peran sterilisator sangat strategis terhadap tingkat steril instrumen dan
alat-alat di puskesmas.Oleh sebab itu untuk menjaga agar sterilisator dapat berfungsi sebagaimana
mestinya perlu dilakukan pemeliharaan dan pemantauan fungsi secara berkesinambungan. Dari hasil
analisis situasi dilingkungan mitra maka dapat dirumuskan permasalahan yaitu keberadaan peralatan
sterilisator yang sangat potensial namun kurang didukung dengan ketersediaan sumber daya (SDM)
yang kompeten sehingga alat tersebut belum dikelola dengan baik dari segi pemantaun fungsi,
pemeliharaan, perbaikan dan penyimpanannya
Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat program kemitraan masyarakat di Puskesmas
Imogiri-2 dan Banguntapan-1 adalah bertujuan untuk melakukan pemeliharaan dan pemantauan
fungsi peralatan sterilisator serta memberikan pembinaan kepada petugas dalam melakukan
pengoperasian dan pemeliharaan sederhana pada sterilisator sesuai dengan SOP. Pelaksanaan
kegiatan ini dilakukan pada 6(enam) unit sterilisator dengan melakukan pemantauan fungsi dan
pemeliharaan serta menganalisis sebelum dan sesudah dilakukan pemeliharaan selanjutnya dilakukan
pengujian kinerja alat dan petugas. Dari hasil pengujian diperoleh yaitu meningkatnya kinerja 3(tiga)
unit sterilisator kering dan 3 (dua) unit autoclave serta meningkatnya pemahaman dan keterampilan
petugas mitra terhadap pengoperasian sterisator dan pemeliharaan sederhana sesuai SOP di
Puskesmas Imogiri-2 dan Puskesmas Banguntapan-1.

PDF