Analisis Perubahan Tekanan Oksigen Transport Untuk Penentuan Tarif Dilengkapi Deteksi Low Pressure Berbasis IoT
pdf

Keywords

Kalibrasi, Laju Aliran, Mikrokontroler, Tekanan, Thingspeak, Thingview

How to Cite

Purwaningrum, A. (2021). Analisis Perubahan Tekanan Oksigen Transport Untuk Penentuan Tarif Dilengkapi Deteksi Low Pressure Berbasis IoT. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Poltekkes Kemenkes Surabaya 2020, 2(1). Retrieved from http://semnas.poltekkesdepkes-sby.ac.id/index.php/2020/article/view/267

Abstract

Oksigen merupakan komponen utama bagi kehidupan manusia. Penggunaan gas oksigen di rumah sakit merupakan bagian yang menjadi penunjang dan sangat menentukan dalam proses pemulihan kondisi kesehatan pasien. Pemantauan volume oksigen juga perlu dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan sistem monitoring output tekanan dan volume penggunaan pada pasien untuk penentuan tarif di dalam oksigen transport. Perancangan utama terdiri dari pembacaan sensor tekanan untuk memonitor perubahan tekanan output tabung, pembacaan sensor gas flow untuk menghitung jumlah volume dan waktu yang digunakan pada pasien dalam penentuan tarif. Sistem alarm deteksi low pressure dirancang untuk mendeteksi tekanan minimal pada 3 setting tekanan, yaitu 600, 400 dan 200 Psi.  Ketahanan baterai dirancang agar tahan lama pada sistem oksigen transport. Perancangan juga dilengkapi dengan Thingspeak untuk mengirimkan data ke komputer dan smartphone menggunakan Thingview. Kalibrasi regulator dilakukan dengan menggunakan Gas flow analyzer bertujuan sebagai pembanding alat yang dirancang agar sesuai dengan alat terstandar. Kesalahan laju aliran (Liter/min) pada oksigen sebesar ± 3,333 % yaitu pada laju aliran 3 Liter/min dan 14 Liter/min. Alat dapat beroperasi dalam 20 jam menggunakan baterai jenis 18.650 2100 mAh sebanyak 4 buah.  Pada 17 jam awal terjadi pengurangan daya baterai yang tidak terlalu signifikan, namun pada jam ke 18-20 terjadi penurunan daya yang signifikan karena daya baterai yang akan habis. Namun dari perubahan daya yang terjadi pada baterai tidak mempengaruhi kinerja sensor tekanan. Pada analisis deteksi Low Pressure, penulis memberikan indikator High pada tekanan > 600 Psi dengan tingkat error 0,0333 % dan buzzer bunyi 2x, indikator Med pada tekanan 400-600 Psi dengan tingkat error 0,35% dengan buzzer bunyi 2x, indikator Low pada tekanan 200-400 Psi dengan tingkat error 5,7% dan buzzer bunyi 2x. Dari data tersebut menunjukkan bahwa indikator Low Pressure berfungsi dengan baik di setiap level indikatornya.

pdf