Analisis Sebaran Intensitas Penyinaran pada Alat Fototerapi
PDF

Keywords

Phototherapy, Radiometerphototherapy, TSL 2561

How to Cite

mubarak, muhammmad. (2021). Analisis Sebaran Intensitas Penyinaran pada Alat Fototerapi. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Poltekkes Kemenkes Surabaya 2020, 2(1). Retrieved from http://semnas.poltekkesdepkes-sby.ac.id/index.php/2020/article/view/295

Abstract

AbstractSome babies who are treated with phototherapy devices experience side effects that must be watched out for, including watery green stools, temporary skin rashes and other disease disorders, therefore the dose of phototherapy should always be checked using a phototherapy radiometer to ensure the intensity value matches the value. standard, this module is made using nine TSL 2561 light intensity sensors that measure each increase in light intensity received, the goal is to analyze the appropriate and effective intensity distribution value, the measurement results are processed on the microcontroller then displayed on the TFT LCD and SD Card is used as a storage place for the reading the intensity value, the method used is comparison with standard devices with a measuring distance of 20,30,40,50cm and distribution analysis at nine measuring points, the measurement involves 5 samples of phototherapy device of various brands and models, the results of intense distribution analysis The most even distribution value is located at a distance of 50cm, with the highest difference value of 173 µW / cm² in sample 4 and the lowest difference value of 124 µW / cm² in sample 1, meaning that the distance of 50cm is the most recommended distance for therapy, it is hoped that this research can be developed. by analyzing more phototherapy devices and can measure the type of LED phototherapy

Abstrak— Beberapa bayi yang dirawat dengan alat fototerapi mengalami efek samping yang harus diwaspadai antara lain tinja berwarna hijau encer, ruam kulit yang bersifat sementara dan gangguan penyakit lainnya, oleh karena itu dosis penggunaan fototerapi harus selalu dicek dengan menggunakan radiometer fototerapi untuk memastikan nilai intensitas sesuai dengan nilai standar , modul ini dibuat dengan menggunakan sembilan sensor intensitas cahaya TSL 2561 yang mengukur setiap kenaikan  intensitas cahaya yang diterima tujuannya menganalisis nilai sebaran intensitas yang tepat dan efektif, hasil pengukuran diolah pada mikrokontroler kemudian ditampilkan pada LCD TFT dan SD Card digunakan sebagai tempat penyimpanan hasil pembacaan nilai intensitas, metode yang digunakan adalah perbandingan dengan perangkat standar dengan jarak pengukuran 20,30,40,50cm dan analisis sebaran pada sembilan titik ukur, pengukuran melibatkan 5 sampel alat fototerapi berbagai merk dan model, hasil analisis distribusi intensitas nilai sebaran  yang paling merata terletak pada jarak 50cm, dengan nilai selisih tertinggi 173 µW/ cm² pada sampel 4 dan nilai selisih terendah 124 µW/ cm² pada sampel 1, artinya jarak 50cm jarak yang paling direkomendasikan untuk dilakukan terapi, diharapkan penelitian ini dapat dikembangkan dengan menganalisis lebiih banyak lagi perangkat fototerapi dan dapat mengukur jenis fototerapi LED

PDF