Perbandingan Penggunaan Filter dan Tanpa Penggunaan Filter pada Rancang Bangun Alat Laju Pernapasan
PDF

Keywords

Laju Pernapasan; Filter; Mic Condensor

How to Cite

Giyana Mahardika, I. K. E., Setioningsih, E., & Hamzah, T. (2021). Perbandingan Penggunaan Filter dan Tanpa Penggunaan Filter pada Rancang Bangun Alat Laju Pernapasan. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Poltekkes Kemenkes Surabaya 2020, 2(1). Retrieved from http://semnas.poltekkesdepkes-sby.ac.id/index.php/2020/article/view/315

Abstract

Laju pernapasan merupakan parameter fisiologis penting yang membantu untuk memberikan informasi penting tentang status kesehatan pasien, terutama sistem pernapasan manusia. Pengambilan nilai laju pernapasan juga bisa menggunakan metode dengan menggunakan mic condensor yang diletakkan pada masker oksigen untuk mendeteksi suara napas. Tetapi permasalahan yang terjadi ketika menggunakan mic condensor tersebut suara lingkungan yang bising dapat mempengaruhi proses pengukuran. Untuk mengetahui tingkatan nois pada saat pengukuran, peneliti mencoba membandingkan penggunaan filter dan tanpa penggunaan filter pada Rancang Bangun Alat Laju Pernapasan dengan menggunakan rangkaian low pass filter 10db, 20db, 30db, 40db, 50db, 60db. Mic condensor dipasang pada masker oksigen untuk mendeteksi hembusan napas, Arduino sebagai mikrokontroller, dan LCD TFT untuk menampilkan sinyal laju pernapasan dan nilai laju pernapasan dalam waktu 30 detik secara berulang-ulang. Berdasarkan pengukuran dan perbandingan data alat didapatkan hasil pengukuran tanpa filter dengan nilai error sebesar 16,48%, pada penggunaan filter didapat nilai error paling tinggi yaitu sebesar 0,67% dan error paling kecil sebesar 0,33%

PDF