Potensi Ekstrak Daun Pucuk Merah pada Tanaman Pucuk Merah (Syzygium myrtifolium wlap) Sebagai Handsanitizer Alami
pdf

Keywords

Pucuk Merah
Simplisia
Antibakteri
Sensitivitas
Hand Sanitizer

How to Cite

PUTRI, T., Prasasti, A., Ati, S., & Idayanti, T. (2021). Potensi Ekstrak Daun Pucuk Merah pada Tanaman Pucuk Merah (Syzygium myrtifolium wlap) Sebagai Handsanitizer Alami. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Poltekkes Kemenkes Surabaya 2020, 2(1). Retrieved from http://semnas.poltekkesdepkes-sby.ac.id/index.php/2020/article/view/331

Abstract

Salah satu protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah adalah penggunaan produk hand sanitizer, hal ini menyebabkan ketersediaan hand sanitizer di pasaran menjadi langka. Dibutuhkan suatu inovasi terbarukan untuk mengatasi masalah kelangkaan produk tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi dari ekstrak daun merah pada tanaman pucuk merah (Syzygium myrtufolium Wlap.) sebagai hand sanitizer alami. Daun pucuk merah dikeringkan terlebih dahulu (disebut simplisia) kemudian dimaserasi. Simplisia yang telah berupa serbuk akan direndam menggunakan etanol 96% dan diletakkan di wadah tertutup lalu dibiarkan selama tiga hari. Kemudian hasil rendaman akan disaring. Selanjutnya, ekstrak daun merah memasuki uji aktivitas antibakteri berupa tes sensitivitas dengan menggunakan bakteri S.aureus dan E.coli sebagai standar pengujian. Metode yang dipakai adalah metode sumuran menggunakan Mueller Hinton Agar (MHA) dan larutan standar McFarland. Konsentrasi ekstrak dibuat bervariasi untuk mengetahui Konsentrasi Hambat Minimal (KHM). Diketahui konsentrasi ekstrak yang paling optimal adalah pada konsentrasi 75%. Selanjutnya ekstrak akan diolah bersama hidrogen peroksida dan akuades steril hingga menjadi produk hand sanitizer berbentuk cair (semprot). Produk hand sanitizer terbuat dari bahan alami dan ekonomis dapat mengatasi kelangkaan di tengah pandemi terutama untuk masyarakat menengah ke bawah.

pdf